Mahalnya harga pendidikan
Hari ini saya kesal … Ibu berbicara di ruang tamu berkata pada adikku "Nak, coba kamu ngomong dulu sama Wali kelasnya siapa tau bisa!". Trus saya nyerocos "Bisa apa ma??" trus Ibu bales lagi "Ini adikmu , Sekolahan rese banget masa suruh bayar/lunasin Uang Awal Tahun sampai 50% … klo ga lunasin ga boleh ikut ujian semester..". Saya bilang lagi "Emang berapa Uang Awal tahunnya ma?" Ibu jawab "XX Juta!". "Hah!!!! XX juta…dan sekarang mesti lunasin stengahnya?Gila banget ..padahal kan lo dah bayar Baju seragam 500 rb, uang bulanan , sama uang ujian smesteran , dan cicilan Awal tahunnya…dan sekarang suruh ngelunasin 50 %nya ….GILA banget!" kata saya pada adikku.
Itulah potret pendidikan di INDONESIA, lagi-lagi kita sebagai masyarakat kelas menengah ke bawah terus-terusan dipersulit dengan masalah biaya pendidikan yang terlampau mahal..
Saya selalu sependapat dengan orang-orang yang mengatakan "Boro-boro buat sekolah, buat makan aja susah" . Dari situ seharusnya kita bisa mengambil sebuah pandangan yang jelas bahwasanya biaya pendidikan jauh lebih mahal daripada sesuap nasi..
Kondisi seperti ini buat saya sungguh memprihatinkan, bagaimana sosok Ayah dan Ibu yang masih terus berjuang di negara yang sudah lama merdeka ini untuk mencukupi kebutuhan pendidikan anak-anaknya walaupun harus ada yang ditutup-tutupi..Mereka harus berpanas-panasan ria ketika siang, menggigil menusuk tulang dikala malam, bekerja apapun yang halal meskipun harus selalu bermandikan keringat dan terkadang mengucurkan darah…yahh..hanya untuk kita…untuk kita bisa makan dan mengenyam pendidikan…
Tapi apa nyatanya sekarang…Justru keadaan semakin mempersulit ini semua…menjadi semakin sulit..semakin sulit..dan saya berharap agar semua ini bisa berubah..entah kapan…
Tapi saya terus berharap semoga Pendidikan di Indonesia…dapat berjalan lebih baik Hingga pengamen dan anak-anak jalanan bisa kembali ke sekolah..tempat mereka seharusnya.