Bersenandung lagu cinta…
Pada suatu ketika aku kembali menuju persinggahanku, tanpa isyarat kulakukan semua tugas-tugas berat yang telah lama menjemputku…Langit hari ini tampaknya masih sendu setelah semalaman menangis tak berhenti..ku lihat di jalan wajah-wajah kecil yang tersenyum-riang berhujan-hujanan tatkala orang tua mereka menyuruh mereka berhenti berhujan-hujanan.
"Ayo nak,,,masuk..nanti kalian sakit…!"
Mereka menuruti perkataan orang tuanya yang penuh kasih dengan senyum cemberut tanda tak puas..Atau ketika seorang pria paruh baya yang tampak bersusah payah menghidupkan motornya yang mogok, berjuang selangkah demi selangkah. Mencabuti busi, lalu membersihkannya, kemudian memasangnya lagi..Ia terus berusaha sampai kelelahan menyelimuti dia…Dia terduduk di halte bus tepat disamping motornya diparkir.
"Aduh..udah jam segini…barang belum ku antar!".
Dengan langkah mantap dan berkeyakinan tinggi aku lalui semuanya dengan pembawaan hati yang ceria.
Seperti biasa aku lakukan tugas ku yang tak kunjung usai…Seorang wanita muda datang menghampiriku dengan langkah pasti…"Hallloooo semua!!!! mas…gimana tugasnya????aku tunggu ya????… Wajah manis yang kukenal…wajah yang selalu ceria dengan pesona-pesonanya… Dia bagaikan bunga yang bermekaran di pagi hari.
wajahnya mengingatkanku pada harapan-harapan yang akan muncul pada seorang anak kecil yang sedang menikmati saat-saat bermainnya atau ketika seorang muda yang nampak letih setelah berusaha sekuat tenaganya untuk menghidupkan motornya yang mogok…
Dialah kupu-kupu yang terbang rendah di atas mawar putih yang elok…dialah tanaman-tanaman yang selalu menghiasi rumah-rumah…dialah lentera yang memancarkan senyum terangnya kala gelap…dialah pesona cinta yang membawakan haru biru dalam hidupku….
aku tahu dia tidak tahu…dan aku mau dia tidak tahu yang ku tahu…dan yang ku mau aku tahu dia tahu…bahwa aku mewakili hati ku untuk tuan puteri…dan yang paling berat harus kujalani adalah berbagai kenyataan yang menyimpang…
Khalayak bilang ini cinta…atau hanya pesona khalayan…namun yang pasti bidadari ku akan selalu ada di hati yang miskin ini.
Jakarta, 1 maret 08
from the true story…